Berdoa memohonkan kesembuhan untuk orang yang sakit merupakan salah-satu ajaran Islam. Umat Islam diajarkan untuk saling menyayangi sesama manusia dan mempererat tali silaturahim. Tidak ada manusia yang terus-terusan bahagia. Ada kalanya manusia ditimpa cobaan untuk menguji keimanannya.

Ketika mendengar kabar atau menjenguk seseorang yang sedang sakit, doa seperti apa yang perlu Anda panjatkan? Berikut ini adalah pilihan-pilihan doa untuk orang sakit yang bisa diamalkan dan sesuai sunnah Nabi.

Ketika menjenguk orang sakit, tidak hanya membawa buah-buahan atau amplop saja. Kita juga harus memohonkan agar supaya yang sakit cepat sembuh.

Doa untuk orang sakit laki-laki

Jika Anda mencari doa pendek untuk teman atau anak laki-laki yang sedang sakit, cukup bacakan SYAFAKALLAH yang artinya semoga Allah menyembuhkanmu. Do’a ini bisa untuk orang sakit dewasa maupun anak-anak, yang penting laki-laki.

Doa untuk orang sakit perempuan

Jika yang sakit teman perempuan atau anak perempuan, tinggal ganti dhamirnya jadi SYAFAKILLAH yang artinya juga sama; semoga Allah segera menyembuhkanmu. Do’a ini bisa untuk orang sakit dewasa maupun anak-anak, yang penting perempuan.

Doa Memohon Kesembuhan Untuk Orang Sakit

Doa untuk orang sakit
Designed by brgfx / Freepik

Doa untuk orang sakit ini bisa dibacakan untuk anak atau pun dewasa, laki-laki maupun perempuan.

1. Doa pertama

‘Abdul ‘Aziz dan Tsabit pernah menemui Anas bin Malik. Saat itu, Tsabit berkata pada Anas, “Wahai Abu Hamzah (nama kunyah dari Anas), aku sakit.” Anas berkata, “maukah aku merukiahmu (menyembuhkanmu) dengan rukiah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”. Tsabit pun menjawab, “Iya, boleh.”. Lalu, Anas membacakan doa,

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

‘Allahumma Rabban naasi, mudzhibal ba’si, isyfii antasy syaafii, laa syifaa’an illa anta, syifaa’an la yughadiru saqoman‘.

Artinya, “Ya Allah, Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah ia. (Hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.” (H.R. Bukhari, no. 5742; Muslim, no. 2191)

Rukiah memang metode penyembuhan penyakit dalam Islam, bukan hanya untuk orang yang kesurupan. Imam Nawawi membawakan judul bab dalam Sahih Muslim, “disunnahkan merukiah orang sakit.”

2. Doa Kedua

Rasulullah saw. membaca doa ini ketika merukiah salah seorang sahabat.

امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ

‘Amsikhil ba’sa, Rabban naasi, bi yadikasy syifaa’u, laa kaasyifa lahu, illa Anta.’

Artinya, “Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Engkau,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 113).

3. Doa Ketiga

At-Tirmidzi dan Abu Dawud meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. menganjurkan bacaan doa ini sebanyak tujuh kali kepada orang yang sakit, yaitu:

أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

As’alullahal ‘adhiima, Rabbal ‘arsyil ‘adziimi an-yasyfiika.’

Artinya, “Aku memohon kepada Allah yang agung, Tuhan arasy yang megah agar menyembuhkanmu,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 114).

“Setiap hamba muslim yang mengunjungi orang sakit, yang belum datang ajalnya kemudian dia membaca: (do’a di atas) tujuh kali, maka (orang yang sakit tersebut) akan disembuhkan”(Shahih Tirmidzi 2/210 dan Shahih Jami’ 5/180)

4. Doa keempat

لاَ بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ

‘laa ba’sa thahuurun insya Allah

“Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membuat dosamu bersih, Insya Allah“ (HR. Bukhari: 10/118)

6. Doa Ruqyah Mengobati Anggota Tubuh yang Sakit

Pegang anggota tubuh yang sakit lalu membaca;

(3x) بِاسْمِ الله

Bismillah (3x)

(7x) اَعُوْذُ بِاللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِِّ مَا اَجِدُ وَ اُحَاذِرُ

A’udzu billaahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhadziru (7x)

Artinya, “Dengan menyebut nama Allah (3x), aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya, dari kejelekan yang aku dapatkan dan aku waspadai.” (HR. Muslim, no. 2202)

5. Surat Alfatihah

Anda bisa membacakan surah Alfatihah kepada orang yang sedang menderita sakit. Alfatihah dikenal sebagai penyembuh berbagai penyakit hati maupun badan. Bacalah dengan khusyuk dan penuh keyakinan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

7. Surah Al-Anbiyaa ayat 83 dan 84

(وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَى رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ (83

( 84 ) فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرٍّ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَة مِنْ عِنْدِنَا وَذِكْرَى لِلْعَابِدِينَ

Artinya, “dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya, “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.”

“Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.”

Nabi Ayyub a.s. adalah seorang nabi mulia yang sangat sabar meskipun diuji dengan hilangnya harta, keluarga, serta serangan penyakit. Namun, Nabi Ayyub senantiasa berdoa dan berzikir kepada Allah swt.. Lalu, doanya diabadikan dalam surah Al-Anbiyaa ayat 83.

Keutamaan Mengunjungi Orang Sakit

Rasulullah bersabda: “Jika seseorang berkunjung kepada saudaranya yang muslim (yang sedang menderita sakit), maka seakan-akan dia berjalan-jalan di syurga hingga duduk. Apabila sudah duduk, maka dituruni rahmat dengan deras. Apabila dia berkunjung di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akan-nya agar mendapat rahmat hingga sore hari. Apabila dia berkunjung di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga pagi hari. (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, lihat Shahih Ibnu Majah: 1/244 dan Shahih Tirmidzi: 1/286. Ahmad Syakir menyatakan bahwa hadits tersebut adalah shahih)

Demikian kumpulan doa untuk orang sakit yang bisa Anda amalkan ketika mendengar kabar atau menjenguk orang yang sedang sakit.

Bacaan di atas juga bisa dilafazkan untuk diri sendiri ketika sakit. Saat seseorang sedang sakit, hendaklah mendoakan yang terbaik dan meningkatkan semangatnya agar hatinya tenang dan nyaman. Semoga informasi di atas bermanfaat.